Ratusan pencari suaka asal Afganistan berunjuk rasa lagi di depan Perumahan Royal Grand Batam Center. Rabu, (12/01/2022).

Kepriberbicar.com, Batam – Ratusan pencari suaka asal Afganistan lagi melakukan aksi unjuk rasa di tepi jalan depan Perumahan Royal Grand Batam Center. Rabu, (12/01/2022).

Demontrasi kali ini dilakukan oleh 120 Pengungsi asal Afganistan, Anak-anak dan juga orang dewasa. Aksi tersebut hingga membuat macet. Pasalnya aksi itu masih dengan tuntutan yang sama. Hal ini diungkapkan oleh Ahmad salah satu Warga Afganistan kepada Kepriberbicara.com.

Ahmad mengaku, pihaknya melakukan aksi tersebut karena menurutnya mereka merasa kehilangan hak asasi kemmanusiaan. Para pencari suaka asal Afganistan ini diketahui tidak mendapatkan ijin dari pihak aparat. 

“Kami aksikan naikkan suara kami biar semua rakyat indonesia tau kami kehilangan hak asasi manusia kami di Indonesia salama hampir satu dekade. Kami mau proses kami untuk Pergi ke negara ke tiga. Iom Sama polisi tak kasi inzin untuk masuk di tempat IOM,” ucap dia.

Dia mengatakan, aksi tersebut telah dilakukan dari titik pertama, Simpang Gelael Sungai Panas dengan berjalan pagi menuju ke Royal Grand Batam Center.

Yahya selaku koordinator Satpam di Perumahan Royal Grand Batam Center kepada Bataminfo.co.id mengatakan, para pengungsi tersebut masih dengan tuntutan yang sama. Ia menyebutkan, Pihak Organization of Migration (IOM) sebenarnya sudah melakukan komunikasi dengan Para pengungsi Afganistan ke Hotel Kolekta Nagoya. 

“Masih sama dengan yang kemarin. Kan dari IOM sudah kesana jumpai perwakilannya. Pihak IOM sudah komunikasi dengan perwakilan mereka di Kolekta. Pihak United Nations Hight Commissioner for Refugees (UNCHR) juga mau, tapi kan Negara Tiga belum mau, makanya susah juga,” ucapnya. (N)