Kapolresta Barelang, AKBP Nugroho Tri Nuryanto didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang tampak menunjukkan Barang Bukti 303 atas kasus tindak pidana permainan gelper. Jumat, (14/01/2022. dok.n/kb

Kepri berbicara.com, Batam – Permainan judi elektronik jenis gelper di Jodoh, Batam berhasil digrebek oleh Tim Sat Reskrim Polresta Barelang sekitar pukul 15.00 WIB pada Senin, 10 Januari 2022. 

Sebanyak 14 Orang terdiri dari Pria dan wanita yang berhasil ditangkap. Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas perjudian tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Barelang, AKBP Nugroho Try Nuryanto pada konferensi pers di Lobby Polresta Barelang. Jumat, (14/01/2022) siang.

“Tim kami dari Satreskrim Polresta Barelang menerima laporan dari masyarakat bahwa adanya dugaan tindak pidana perjudian elektronik jenis Gelanggang Permainan (Gelper). Lokasi penangkapan di Jodoh, Lubuk Baja. Ada 14 pelaku yang berhasil kita amankan,” terangnya. 

Adapun inisial dan peran dari masing-masing mereka adalah; Y selaku pemilik kedai, HS, berperan sebagai wasit, H adalah wasit, CS, MS, AS, RE, AF, BW, RP, DD, SD, M, DP merupakan pemain di lokasi judi tersebut. 

Keempat belas pelaku ini diketahui terdiri dari Pemilik Kedai, Wasit serta pemain di lokasi judi tersebut. Dari tangan mereka, Tim berhasil amankan sejumlah barang bukti 303.

“Mereka terdiri dari Pemilik Kedai, Wasit dan Pemain. Barang bukti yang kita amankan berupa uang tunai sebesar Rp. 190 ribu, uang dari Wasit berjumlah Rp. 1.007.000 serta tiga mesin tembak burung, ikan dan kumbang,” jelas Nugroho.

Dirinya mengatakan, akan menindak secara tegas terhadap masyarakat yang melakukan aktivitas perjudian yang meresahkan tersebut ataupun tempat-tempat yang membuka aktivitas tersebut tanpa izin. “Perjudian ini adalah penyakit masyarakat. Sehingga, akan kita tindak tegas,” ucapnya. 

Terhadap 14 tersangka ini dijerat dengan pasal 303 KUHP Jo 303 Bis dengan ancaman maksimal 10 Tahun penjara. (N)