Kepriberbicara.com, Batam – AG (32) dan DR (29), dua pelaku penganiayaan Sandro Tampubolon, Security PT Sumber Marine Shypard (SMS) Tanjung Uncang ditangkap petugas kepolisian sektor Batu Aji.


Kapolsek Batu Aji, Kompol Daniel Ganjar Kristanto mengatakan kedua pelaku diciduk di rumah kosnya yang berlokasi di Kampung Bukit, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Batu Aji, Selasa (22/2/2022).

“Pelaku utama atau otak dari kejadian pembacokan ini adalah abangnya, karena merasa sakit hati. Sehingga mendengar laporan dari adiknya, dia langsung minta diantarkan ke PT itu untuk membela adiknya. Dia masuk dan lari ke arah korban dan melakukan penganiayaan dengan cara membacok tangan kanan korban hingga mengalami luka cukup parah,” ujar Kapolsek Batu Aji didampingi Kanit Reskrim dan Kasi Humas Polresta Barelang, saat gelar konfrensi pers dikantornya, Kamis (24/2/2022).

Peristiwa pembacokan yang dilakukan pelaku, terang Kapolsek, dilatari sakit hati terhadap korban. Karena DR yang merupakan adiknya dikeroyok oleh korban dan diberhentikan dari tempat kerjanya.


“Pelaku AG juga sebelumnya pernah terlibat kasus yang sama pada tahun 2020 lalu,” terang Kapolsek.

Selain pelaku, Kapolsek, sambungnya, nomor barang tersebut diantaranya 1 buah senjata tajam jenis Kelwang, helm dan jaket yang digunakan pelaku satu buah CCTV yang merekam peristiwa pembacokan tersebut.


“Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat 2 juncto pasal 56 2 (e) KUHPidana dengan ancaman 5 Tahun penjara,” pungkas Daniel. (Non)